Category: Penyakit Gigi dan Mulut

Gigi Impaksi

gigi impaksi

Gigi impaksi adalah suatu keadaan dimana benih gigi yang akan tumbuh terhalang pertumbuhannya. Sehingga mengakibatkan gigi tidak keluar secara normal. Penyebab gigi impaksi adalah rahang yang terlalu kecil dan ukuran gigi yang terlalu besar, sehingga mengakibatkan penumpukan.

Ada yang mengganggap penyebab lain gigi impaksi adalah pada kebiasaan masyarakat modern yang suka makan makanan yang lembek-lembek sehingga membuat rahang tidak aktif mengunyah, sedangkan makan makanan yang berserat perlu kekuatan rahang. Mengunyah lebih lama justru  membuat rahang kita berkembang dengan baik. Dan seperti diketahui sendi-sendi di ujung rahang merupakan titik tumbuh rahang. Kalau proses pengunyahan kurang sendipun kurang aktif, sehingga rahang tidak berkembang dengan semestinya dan salah satu akibatnya adalah gigi tumbuh dengan tidak normal.

Salah satu contoh kasus diatas adalah salah satu pasien saya mengeluhkan gigi geraham kanan bawah sering sakit pada saat makan, demam, sering bengkak, pendarahan, sering sakit kepala dan bau mulut. Melihat kondisi seperti itu, saya menyarankan pasien untuk roentgen foto supaya terlihat jelas gambaran gigi geraham bungsunya seperti apa.

Setelah terlihat penampakan giginya seperti apa, baru bisa dilakukan  dengan pencabutan. Dalam hal ini dilakukan operasi kecil yang dikenal dengan odentektomy. Mengapa dilakukan operasi kecil? Karena tidak bisa dilakukan pencabutan biasa. Proses operasi kecil ini dilakukan paling lama sekitar 1 jam karena melihat posisi giginya yang sulit.

Beberapa petunjuk yang dilakukan setelah pencabutan gigi impaksi adalah 

  1. Dilarang menghisap luka 
  2. Dilarang merokok 
  3. Dilarang berkumur dengan menggunakan obat kumur 
  4. Dilarang minum panas dan alkohol 
  5. Dilarang membersihkan gigi didaerah pencabutan.

Sumber : drgmalang.id

 

Sariawan

sariawan stomatitisSariawan atau dalam istilah medisnya disebut stomatitis sering dialami setiap orang, bahkan bagi beberapa orang menjadi langganan bulanan. Sariawan adalah suatu luka pada rongga mulut biasanya terasa perih dan tidak nyaman sekali atau radang pada mukosa (pipi bagian dalam) mulut yang disertai bercak putih kekuningan bisa tunggal dan berkelompok. Sariawan ini bisa menyerang mukosa lendir pipi, pipi, lidah, gusi, bibir bagian dalam serta langit-langit dalam rongga mulut. Sariawan tergolong penyakit yang ringan.

Ada beberapa penyebab sariawan yang perlu kita ketahui diantaranya adalah :

  1. Pipi tergigit, tertusuk oleh benda seperti sikat gigi, dll
  2. Gangguan hormon pada wanita
  3. Kekurangan vitamin c dan asam folat
  4. Alergi terhadap obat atau pasta gigi
  5. Akibat stress atau tertekan pikiran yang berlebihan menyebabkan gangguan psikis dan mental
  6. Terjadi karena adanya virus dan bakteri.

Untuk mencegah sariawan semakin parah dapat dilakukan dengan :

  1. Menggunakan pasta gigi yang tidak memicu timbulnya iritasi pada mulut dan menggunakan sikat gigi yang lembut
  2. Menggunakan sedotan saat minum untuk mengurangi iritasi pada mulut
  3. Mengkonsumsi makanan yang lembut dan menghindari makan pedas dan asam
  4. Menghindari semua pemicu yang dapat memperparah luka sariawan
  5. Menjaga kebersihan mulut
  6. Memperbanyak mengkonsumsi vitamin c dan asam folat
  7. Pada penderita stres sebaiknya mencari tau apa pemicu dari stres dan mencoba mencari penyelesaian masalahnya
  8. Apabila cedera akibat trauma karena tergigit saat mengunyah makanan atau karena pemakaian behel sebaiknya konsultasikan kedokter gigi
  9. Kumur dengan air garam hangat dapat dilakukan 3 kali dalam sehari

Sedangkan untuk pengobatan dapat dilakukan dengan mengolesi luka sariawan dengan Aloclair yang bisa dibeli di apotek. Produk Aloclair ini tidak perih maupun sakit ketika digunakan, aloclair ini terdapat 3 jenis, yaitu :

  1. Aloclair Plus Gel yang berupa gel bening untuk dioles
  2. Aloclair Plus Spray yang berupa spray (semprot) ini lebih mudah menjangkau daerah yang susah untuk dioles
  3. Aloclair Plus Oral Rinse yang berupa obat kumur yang penggunaannya dicampur dengan air untuk berkumur

Sariawan biasanya bisa sembuh sendiri antara 1-2 minggu. Dan apabila lebih dari itu, sebaiknya bisa berkonsultasi dengan dokter gigi langganan atau yang terdekat.

 

Sakit Gigi Bukan Berarti Cabut Gigi

sakit gigiPernah merasakan sakit gigi? Duh rasanya pasti pingin gigi yang sakit tersebut segera dicabut, maklum sakit gigi pasti bikin emosi. Dan biasanya setelah sakit giginya hilang pasti ga mau kalo disuruh cabut gigi.

Tapi sebenarnya apa sih penyebab timbulnya sakit gigi? Dalam beberapa kasus, beberapa sakit gigi disebabkan oleh :

  1. Gigi sensitif
  2. Gigi berlubang
  3. Gigi impaksi
  4. Peradangan pada gusi
  5. Tambelan yang lepas
  6. Gigi yang patah
  7. Jarang membersihkan gigi
  8. Sering menggerakkan gigi dan menggegerkan gigi ke kiri dan ke kanan

Lalu bagaimana solusinya? Jika sudah ga tahan, maka sebaiknya pergi ke dokter gigi dan itu jika memungkinkan. Nah masalahnya adalah jika tengah malam, mana ada dokter gigi yang buka. Untuk itu saya akan coba memberi beberapa tips pertolongan pertama, yaitu :

  1. Sikat gigi pada bagian gigi yang sakit
  2. Berkumur dengan air garam hangat
  3. Berkumur dengan obat kumur anti septik, sebut saja merknya *etadine obat kumur, biasanya untuk kasus gigi berlubang atau gusi bengkak
  4. Minum obat anti nyeri, misal asam mefenamat, parasetamol, dll (pilih salah satu dan ikuti petunjuk pemakaian ya)

Setelah mendapat pertolongan pertama tadi, maka jangan lupa pergi ke dokter gigi untuk periksa. Dengan ke dokter gigi nanti akan diperiksa dan dikasih tau penyebab pasti sakit gigi tadi, dan yang pasti bakal diberikan tindakan terkait dengan sakit gigi tesebut.

Beberapa tindakan terkait dengan sakit gigi adalah sebagai berikut :

  1. Jika sakit gigi karena ada lubang dilakukan pembersihan karies dan dilakukan penambalan gigi
  2. Jika gigi berlubang sudah mencapai lapisan pulpa, biasanya akan menyebabkan pembengkakan gusi. Maka perlu dilakukan perawatan saluran akar
  3. Jika rasa sakit karena peradangan pada gusi, biasanya disebabkan oleh timbunan plak atau karang gigi. Maka dari itu perlu dilakukan perawatan scaling atau pembersihan karang gigi
  4. Jika rasa sakit karena gigi impaksi, maka sebaiknya dilakukan pencabutan gigi melalui operasi kecil
  5. Jika rasa sakit yang terjadi pada gigi yang sudah sisa akar, maka mau tidak mau gigi tersebut harus dicabut
  6. Khusus tindakan pencabutan seperti nomor 4 dan 5, tidak bisa dilakukan pencabutan secara langsung jika masih terasa sakit. Maka sebelum pencabutan gigi tersebut perlu diberikan obat untuk menghilangkan rasa sakit tersebut. Setelah rasa sakit giginya hilang, baru bisa dilakukan pencabutan.

Demikianlah uraian singkat tentang sakit gigi. Dan sudah tau kan kalo sakit gigi bukan berarti harus cabut gigi? Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami atau dokter gigi terdekat.

Semoga bermanfaat dan semakin rajin untuk menjaga gigi.

 

Facebook
Facebook
Google+
Google+
https://doktergigi.id/category/penyakit-gigi-dan-mulut">
PINTEREST
PINTEREST
LinkedIn
INSTAGRAM