Category: Gigi Palsu

Efek Setelah Cabut Gigi

Setelah dilakukan pencabutan gigi, pasti ada rongga atau sela diantara gigi atau yang biasa dikenal dengan istilah ompong. Dengan kondisi ompong tersebut selain mengganggu penampilan atau estetika, juga membuat tidak nyaman dalam berbicara maupun mengunyah makanan.

Selain dampak yang mengganggu di atas, ada dampak lainnya yang ditimbulkan dan mungkin jarang disadari oleh kebanyakan orang, yaitu pergeseran gigi dan perubahan terhadap tulang rahang. Sehingga bisa membuat susunan gigi yang masih utuh bergeser atau bahkan miring, sedangkan perubahan terhadap tulang rahang bisa menyebabkan perubahan terhadap bentuk wajah.

Jika sampai gigi bergeser atau bahkan miring, maka untuk merapikan lagi ke posisi semula akan menjadi sulit. Salah satu cara untuk merapikan gigi yang sudah bergeser tadi adalah dengan penggunaan behel gigi. Dan penggunaan behel gigi juga tidak murah dan perlu waktu yang tidak sebentar, apalagi jika usia sudah tidak muda lagi.

Karena dampak yang ditimbulkan tersebut di atas, maka sebaiknya gigi yang sudah dicabut atau sudah hilang harus segera diganti dengan gigi tiruan atau gigi palsu. Sehingga tidak ada lagi ruang yang kosong antar gigi akibat gigi yang dicabut atau hilang. Dan pergeseran gigi maupun perubahan tulang rahang bisa dicegah.

Penggunaan gigi tiruan atau gigi palsu memang tidak bisa menggantikan fungsi gigi asli secara 100%, namun gigi tiruan atau gigi palsu masih lebih baik dibanding tidak menggunakan sama sekali.

Kesimpulannya adalah setelah cabut gigi, sangat disarankan untuk menggunakan gigi tiruan atau gigi palsu meskipun itu tidak wajib.

 

Mahkota Selubung (Crown Gigi)

mahkota selubungSetelah sebelumnya saya menulis tentang Gigi Palsu, yang salah satu jenisnya adalah gigi palsu jaket atau mahkota selubung atau dikenal juga dengan crown gigi. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan secara agak panjang tentang jenis gigi palsu ini.

Mungkin diantara kita ada yang belum pernah mendengar istilah mahkota selubung (crown gigi), tapi pasti banyak yang sudah mengetahui apa fungsinya. Berikut akan saya coba jelaskan sedikit apa itu mahkota selubung (crown gigi). Mahkota selubung (crown gigi) adalah salah satu cara untuk memperbaiki gigi yang rusak serta untuk melindungi gigi terhadap kerusakan yang lebih parah. Seperti halnya mahkota, mahkota selubung (crown gigi) merupakan gigi palsu yang dipasang diatas dan menutupi gigi yang rusak.

Mahkota selubung bentuknya seperti gigi  yang diletakkan diatas gigi untuk memulihkan keindahan gigi dan mengganti gigi yang rusak. Mahkota selubung ini dipasang pada permukaan gusi menutupi  sisa gigi yang rusak, dan telah dibersihkan sebelumnya.

Mahkota selubung (crown gigi) memiliki material pembuatan yang bermacam-macam seperti logam atau baja tahan karat, keramik atau porselen, dan lain-lain. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan. Konsultasi kepada dokter gigi langganan anda untuk menentukan jenis crown yang tepat.

Kapan anda memutuskan untuk memakai  mahkota selubung (crown gigi)? Berikut beberapa alasan penggunaan mahkota selubung (crown gigi) :

  1. Kerusakan gigi yang terlalu parah dan tidak dapat dilakukan dengan penambalan
  2. Tambelan sering lepas/copot
  3. Gigi yang retak
  4. Gigi berubah warna
  5. Kerusakan gigi yang terlalu besar
  6. Gigi patah

Jika anda berminat atau ingin informasi lebih jelas silahkan hubungi kami

Gigi Palsu

Gigi palsu atau gigi tiruan biasanya digunakan untuk menggantikan gigi yang telah rusak. Selain itu gigi tiruan atau gigi palsu juga berfungsi untuk mencegah pergeseran gigi dan perubahan tulang rahang. Secara umum berfungsi untuk mengunyah makanan dan untuk estetika. Karena berfungsi untuk mengunyah dan estetika maka pembuatannya selain harus kuat, tetapi juga harus dibuat seperti gigi asli baik warna maupun bentuknya. Sehingga orang yang memakainyapun menjadi nyaman, begitu pula dengan orang lain yang melihat tidak akan tahu jika itu adalah bukan gigi asli.

Beberapa jenis yang umum dipakai adalah

  1. Gigi palsu lepasan
  2. Gigi palsu jaket (mahkota)
  3. Gigi palsu permanen dengan sistem implan

1. Gigi Palsu Lepasan

Gigi palsu jenis ini didesain agar pemakai bisa dengan mudah melepask dan memasangnya tanpa bantuan dokter atau orang lain. Sehingga pemakai jenis ini bisa kapan saja melepas gigi palsunya untuk dibersihkan. Biaya pembuatannya termasuk paling murah dibanding jenis yang lain.

Beberapa pilihan bahan yang digunakan, yaitu :

  • Akrilik

Dengan menggunakan bahan akrilik adalah pilihan paling murah, namun mempunyai plat relatif tebal dan ada kawat yang berfungsi untuk mencengkeram ke gigi yang tersisa. Sehingga gigi palsu jenis ini kurang nyaman untuk digunakan. Kisaran biaya untuk jenis ini adalah Rp.400.000,00 (empat ratus ribu rupiah).

  • Valplast

gigi palsu valplastJenis bahan ini tidak menggunakan kawat untuk mencengkeram namun lebih lentur dan tipis dibandingkan dari bahan akrilik. Sehingga lebih nyaman untuk digunakan, namun membutuhkan biaya yang sedikit lebih mahal ketimbang akrilik, yaitu berkisar mulai dari Rp.600.000,00 (enam ratus ribu rupiah).

  • Frame (kerangka logam)

Jenis ini menggunakan plat logam sebagai rangkanya. Karena mempunyai rangka dari logam, plat gigi palsu bisa dibuat sangat tipis sehingga dibandingkan gigi palsu lepasan lainnya, jenis ini paling nyaman digunakan dan paling kuat. Namun biayanya paling mahal diantara gigi palsu lepasan lainnya.

  • Dan lain-lain

2. Gigi Palsu Jaket (Mahkota)

gigi palsu jaket (mahkota)Gigi palsu jaket (mahkota) adalah gigi palsu yang dibuat dan digunakan untuk menyelimuti gigi asli yang sudah rusak. Syarat memakai gigi palsu jaket (mahkota) adalah syaraf dan akar gigi masih berfungsi dengan baik. Bentuk gigi palsu jaket menyerupai selongsong yang kemudian disarungkan pada gigi asli.

Biasanya pengguna gigi tiruan ini adalah orang yang mempunyai gigi berlubang atau gigi yang patah. Namun gigi asli tersebut tidak memungkinkan untuk ditambal seperti biasa. Tetapi akar dan syaraf giginya masih baik, jadi sayang jika harus dicabut. Maka solusi yang tepat adalah dengan membungkus gigi asli yang rusak tadi dengan gigi tiruan jaket (mahkota). Untuk biaya pemasangan jenis ini mulai dari Rp.1.000.000,00 (satu juta rupiah) hingga beberapa juta rupiah.

3. Gigi Palsu Permanen dengan Sistem Implan

gigi palsu implantSebenarnya ini adalah satu teknologi terbaru dalam pemasangan gigi palsu. Karena bersifat permanen, maka pemasangannya adalah dengan cara menanam ke dalam gusi atau dikenal dengan sistem implan. Karena ditanam ke dalam gusi, maka perlu pembedahan kecil di gusi untuk menanam tadi.

Khusus sistem implan ini perlu beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi oleh orang yang akan menggunakan metode implan ini. Beberapa syarat tersebut adalah kondisi gusi, rahang dan tulang yang sesuai. Sehingga dokter perlu memeriksa secara intensif kondisi tersebut.

Dan untuk masalah biaya, metode sistem implan adalah paling mahal dibanding jenis lepasan atau jaket. Kisaran biaya untuk metode sistem implan ini hingga mencapai belasan juta rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Semua biaya tadi hanya perkiraan saja tergantung dari bahan yang digunakan dan tempat dimana dokter gigi dan lab pembuatan gigi palsu berada.

Jika anda tertarik atau ingin informasi lebih jelas tentang biaya dan jenis lainnya silahkan hubungi kami atau konsultasikan dengan dokter gigi terdekat.

 

Facebook
Facebook
Google+
Google+
https://doktergigi.id/category/gigi-palsu">
PINTEREST
PINTEREST
LinkedIn
INSTAGRAM